150 Pub di Inggris Tutup, Ternyata Ini Penyebabnya

Ahmad Islamy Jamil
Suasana salah satu pub di London, Inggris, yang sepi sejak pandemi Covid-19 melanda. (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Lebih dari 150 pub telah ditutup sejak awal tahun ini di Inggris dan Wales. Hal itu terungkap lewat laporan The Guardian pada Selasa (11/4/2023), dengan mengutip survei oleh perusahaan properti komersial Altus Group.

Menurut data tersebut, selama kuartal pertama tahun ini, sebanyak 51 pub tutup setiap bulan, atau hampir dua pub sehari. Jumlah ini jauh melebihi tahun sebelumnya yang rata-rata sebanyak 32 pub tutup per bulan. Sekarang, jumlah total pub di Inggris dan Wales, termasuk tempat kosong dan yang disewakan mencapai 39.634 unit, ungkap The Guardian.

Menurut prediksi, ke depan akan semakin banyak penutupan bisnis tempat hiburan sejenis lantaran melonjaknya harga energi di negara itu. Sementara dukungan Pemerintah Inggris untuk membayar tagihan energi telah menurun secara signifikan pada awal April, kata surat kabar itu. 

Menurut British Beer and Pub Association, tagihan listrik tahunan rata-rata yang harus ditanggung setiap pub bakal membengkak menjadi 18.400 pound (Rp341 juta) pada akhir tahun ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi

Internasional
1 hari lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Bisnis
1 hari lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Nasional
2 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal