"Ini terjadi terlalu tiba-tiba,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Senin (6/10/2025).
Chen dan rombongan turun dari gunung pada Minggu disambut oleh penduduk desa. Dia harus melewatkan malam yang mengerikan, hujan salju lebat disertai guntur dan kilat.
Badai salju di ketinggian 4.200 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu dimulai pada Jumat (3/10/2025) malam dan berlanjut sepanjang Sabtu (4/10/2025).
Para pendaki yang tersisa diperkirakan akan tiba di Qudang secara bertahap di bawah panduan tim SAR lokal. Ratusan penduduk desa setempat juga dikerahkan untuk membantu membersihkan salju yang menghalangi akses ke daerah tersebut.
Sementara itu pendakian melalui sisi utara Everest juga menjadi favorit karena aksesnya jalan beraspal seihngga mudah dilalui. Oktober adalah musim puncak karena langit biasanya cerah di akhir musim hujan.
Namun terkait insiden ini, penjualan tiket dan akses masuk ke seluruh kawasan Everest dihentikan mulai Sabtu lalu.