10 Perwakilan RI di Afrika Kumpul di Cape Town, Ini yang Dibahas

Anton Suhartono
Kemlu RI bersama Konsulat KJRI Cape Town menggelar Rakor Pelayanan Publik dan Pelindungan WNI (Foto: KJRI Cape Town)

Tudiono mengatakan raker ini semakin meningkatkan kapasitas pelayanan dan pelindungan bagi WNI termasuk kepada ABK. KJRI Cape Town mendirikan Rumah Singgah ABK (Indonesian Seafarer Corner) di Cape Town pada 2018. 

Di bidang perlindungan, jumlah kasus di kawasan Afrika selama 2022-2023 yang ditangani perwakilan RI mencapai 208 atau 2,44 persen dari total kasus WNI di luar negeri. 

Sistem pelindungan WNI terus dibangun dan diperkuat, di antaranya membangun Sistem Pelindungan dan Pelayanan Terpadu bagi WNI di luar negeri yaitu Portal Peduli WNI dan aplikasi Safe Travel.

Selain itu menguatkan regulasi dan kebijakan inovatif seperti penunjukan Tim Hukum Pelindungan WNI yang kuat di negara yang menjadi konsentrasi WNI.

Direktur Konsuler Kemlu RI Simon D I Soekarno dalam sambutannya menyampaikan,  11 satker di Kemlu berhasil meraih predikat WBK dan 5 satker meraih Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari KemenpanRB.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

PBB Terancam Bangkrut, Kemlu: Kita Telah Melaksanakan Kewajiban Kita

Nasional
4 hari lalu

Bertemu Sugiono, Menlu Slovakia Tawarkan Pengembangan Energi Nuklir di Indonesia

Internasional
6 hari lalu

Panas! Afrika Selatan Usir Diplomat Israel gara-gara Hina Presiden di Medsos

Nasional
6 hari lalu

WNI Eks Sindikat Online Scam Minta Dipulangkan dari Kamboja Bertambah, Kini 2.887 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal