Awalnya, keluarga hanya berupaya agar porsi haji milik ibunya tetap dapat dimanfaatkan. Namun, setelah berkonsultasi dengan Kementerian Agama, diketahui adanya aturan baru yang memungkinkan anak berusia minimal 12 tahun untuk berangkat haji.
Ayah Aila, Ismail Oemar, menyebut putrinya kini menjadi jemaah haji termuda setelah menggantikan posisi ibunya.
"Anak saya ini menjadi jemaah haji termuda. Hasil pendaftaran kemarin dia menggantikan mamanya yang sudah meninggal," katanya.
Aila mengungkapkan persiapannya untuk berangkat haji telah mencapai sekitar 80 hingga 90 persen. Selain perlengkapan pribadi, dia juga membawa buku panduan ibadah sebagai bekal selama berada di Tanah Suci.
Di tengah ribuan jemaah calon haji asal Kalimantan Barat, Aila menjadi simbol ketulusan dan semangat beribadah sejak usia dini. Perjalanannya bukan sekadar ibadah, tetapi juga membawa doa mendalam untuk sang ibu.