Maria menjelaskan, pengerahan mobil golf dilakukan untuk menjawab tingginya mobilitas jemaah dan kepadatan di area Jamarat selama pelaksanaan lontar jumrah.
Selain membantu jemaah yang kelelahan, petugas di lapangan juga melakukan pendampingan terhadap jemaah yang terpisah dari rombongan serta memastikan mereka dapat kembali ke tenda masing-masing dengan aman.
“Petugas di lapangan bergerak sigap membantu jemaah yang mengalami kelelahan, kemudian mengevaluasi jemaah di jalur-jalur padat, mendampingi jemaah pula yang terpisah dari rombongan, dan memastikan para jemaah dapat kembali ke tenda masing-masing dalam kondisi selamat dan aman,” ucapnya.
Dalam mendukung layanan di fase Mina, Kemenhaj juga menyiagakan 1.356 petugas Satgas Mina yang ditempatkan di sejumlah titik pantau dan jalur pergerakan jemaah menuju Jamarat.
Pos pantau Satgas Mina ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti Jalan 616, Jalan 535, depan Mina Al-Wadi Hospital, Jalan 627, bawah Jalan Abdullah bin Abdul Aziz, hingga gerbang terowongan Muaisim Turki.