JAKARTA, iNews.id - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Abdul Wachid menyoroti dua persoalan dalam pelayanan haji pada 2026. Menurutnya masih ada masalah keterlambatan bus hingga kepadatan tenda untuk jemaah.
Abdul mengatakan persoalan keterlambatan bus muncul terutama pada saat rangkaian ibadah puncak alias Armuzna. Dia menemukan pergerakan bus yang tertahan dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina hingga pagi hari.
"Ada yang tidak bisa berangkat sampai pagi, tapi alhamdulillah jam tujuh pagi bisa tertolong," ujar Abdul dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026). Kendati demikian, ia meyakini bahwa seluruh jemaah pada akhirnya berhasil terangkut. Catatan ini pun akan dijadikan bahan evaluasi untuk pelayanan haji di tahun mendatang.
Selain menyoal keterlambatan bus, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini juga menyoroti kepadatan tenda jemaah. Ia menyebut kapasitas tenda perlu ditingkatkan agar jemaah memperoleh ruang istirahat yang lebih layak.
"Kita ingin kualitas tenda meningkat. Jangan sampai jemaah ditata seperti ikan pindang," ungkap dia.