"Jemaah perlu mengetahui upaya mandiri mendinginkan tubuh agar tidak terkena kelelahan panas atau sengatan panas," kata Fathi kepada Tim Media Center Haji.
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah jemaah hanya mengompres bagian dahi saat merasa kepanasan. Padahal, pendinginan sirkulasi darah paling cepat terjadi jika handuk basah diletakkan pada pembuluh darah besar di leher, ketiak, dan lipatan paha.
Manipulasi suhu tubuh ini harus dikombinasikan dengan teknik semprotan air manual untuk memanipulasi keluarnya keringat. Lapisan air tipis di wajah dan lengan yang tertiup angin portabel akan menyerap panas kulit dengan sangat efektif.
"Sediakan botol semprot kecil berisi air di dalam tas. Semprotkan air tipis-tipis ke wajah, lengan, dan leher, lalu kipas secara manual," tuturnya.
Sirkulasi udara pada tubuh jemaah juga sangat dipengaruhi oleh pilihan pakaian. Pakaian berwarna gelap wajib ditanggalkan karena material tersebut justru memerangkap suhu panas tubuh.