Chris menegaskan bahwa tujuan utama pengaduan bukan untuk memperkeruh hubungan antara mantan pasangan suami istri itu. Menurutnya, langkah yang ditempuh semata-mata dilakukan demi melindungi kepentingan anak-anak.
"Yang kami adukan semua tujuannya demi kepentingan anak, bukan demi kepentingan selain klien kami, ya, terkait nafkah anak. Terkait hak anak juga, anak juga merasa aman, merasa nyaman," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, tim kuasa hukum Sarwendah juga menyerahkan sejumlah bukti kepada KPAI. Bukti tersebut nantinya akan dipelajari dan dianalisis oleh pihak komisioner sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Meski membawa berbagai dokumen pendukung, Sarwendah disebut masih berharap persoalan yang terjadi dapat diselesaikan secara baik-baik tanpa menimbulkan dampak buruk terhadap kondisi psikologis anak-anak.
"Kami sudah menyerahkan bukti-bukti juga kepada mereka, mungkin akan dianalisis dan kami berharap masalah ini bisa selesai dengan baik-baik demi kepentingan anak," tutur Chris.
Laporan ke KPAI ini menjadi babak baru dalam dinamika hubungan Sarwendah dan Ruben Onsu pascaperpisahan mereka. Publik kini menanti apakah akan ada fakta-fakta baru yang terungkap setelah proses penelaahan laporan oleh KPAI berlangsung.
Meski muncul berbagai spekulasi, hingga saat ini belum ada pernyataan dari pihak Ruben Onsu terkait laporan yang diajukan Sarwendah tersebut. KPAI sendiri masih akan mempelajari seluruh dokumen dan keterangan yang telah disampaikan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.