"Aku telepon habib, bilang, ‘Bib, pulang ke rumah, aku mau ngomong.’ Pas aku minta izin berniqab, dia speechless. Dia cuma bilang, ‘Kamu yakin? Pikir-pikir dulu'," kenangnya.
Sang suami, yang tak lain adalah Habib Usman bin Yahya, disebutnya khawatir jika keputusan itu diambil dalam kondisi emosi yang belum stabil. Namun Kartika merasa dorongan dalam hatinya begitu kuat.
Setelah mendengar keinginan Kartika untuk bercadar, Habib Usman meminta agar istrinya mantap mengenakan niqab atau cadar di hari ulang tahunnya sebagai hadiah untuk suami. Namun Kartika tidak mengiyakan, dia takut jika menunda kebaikan.
"Aku bilang harus disegerakan, setannya banyak. Kalau mundur-mundur lagi, bisa berubah," ucapnya.
Mendengar tekad istrinya, Habib Usman akhirnya memeluk Kartika. Momen itu menjadi titik yang tak pernah dilupakan.