JAKARTA, iNews.id – Keputusan seorang figur publik untuk mengubah penampilannya kerap memantik perhatian. Namun bagi Kartika Putri, mengenakan niqab atau cadar bukan sekadar perubahan gaya, melainkan perjalanan batin yang penuh pergulatan, doa, dan air mata.
Untuk pertama kalinya, Kartika Putri mengungkap kisah di balik keputusan memakai cadar atau niqab. Penasaran dengan kisahnya? Simak hanya di berita ini.
Semua bermula saat Kartika Putri menghadiri acara yang diisi oleh Hubabah, istri dari Habib Umar bin Hafidz, dari Tarim, Yaman. Dalam kesempatan itu, materi disampaikan dan ditarjihkan oleh Ustazah Aisyah Farid.
"Selama ini yang aku tahu cuma laki-laki yang harus menundukkan pandangan. Tapi di situ aku baru paham, perempuan juga harus menjaga pandangan dan menutup dirinya," ujar Kartika dalam podcast Youtube Kartika Putri Official, dikutip Jumat (20/2/2026).
Ucapan Hubabah rupanya mengguncang pikiran Kartika. Dia mengaku batinnya berkecamuk. Dalam perenungannya, dia bahkan mengaitkan kondisi kesehatannya dengan introspeksi diri.
"Aku sempat berpikir, aku kena autoimun, jangan-jangan itu ‘ain’, teguran dari Allah. Jangan sampai sudah ditegur malah enggak tahu diri," tuturnya lirih.
Pergulatan itu tidak berhenti di ruang pikirannya saja. Sampai akhirnya pada Agustus 2024, Kartika memberanikan diri menelepon sang suami untuk menyampaikan niatnya mengenakan cadar.