"Yang mencolok dari versi punyanya Gio adalah posisi mainspring yang terlihat terlalu ke tengah jika dibandingkan aslinya," lanjut akun tersebut sambil memperlihatkan perbandingan visual antara jam tangan yang dikenakan Gio dan referensi produk original.
Unggahan tersebut langsung menyita perhatian warganet. Banyak pengguna media sosial ikut memberikan komentar dan memperdebatkan validitas analisis yang disampaikan.
Sebagian menganggap perbedaan yang ditunjukkan cukup signifikan untuk memunculkan dugaan penggunaan barang tiruan, sementara lainnya meminta publik tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum ada klarifikasi dari pihak yang bersangkutan.
Perbincangan semakin panas karena model yang disebut dalam unggahan tersebut bukanlah jam tangan sembarangan. Audemars Piguet Royal Oak Double Balance Wheel Openworked dengan nomor referensi 15407ST.OO.1220ST.02 dikenal sebagai salah satu koleksi mewah yang memiliki desain skeleton ikonik dan teknologi balance wheel ganda yang menjadi ciri khasnya.
Jika benar merupakan produk asli, nilai jam tangan tersebut disebut dapat mencapai sekitar Rp3,79 miliar.
Hingga berita ini ditulis, Giorgio Antonio belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait dugaan yang beredar di media sosial tersebut. Namun, polemik mengenai keaslian jam tangan yang dikenakannya sudah telanjur menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan warganet dan penggemar dunia horologi.