Namun, situasi disebut semakin memburuk. Herawati mengaku kembali dipanggil ke lantai bawah dan mengalami kekerasan lanjutan.
“Terus Bu Erin nendang kepala saya. Saya terjengkang di situ,” ujar Herawati.
Tak berhenti di situ, dia juga mengaku ponselnya disita dan dibanting. Herawati mengatakan dirinya dilarang meninggalkan rumah sebelum ada pengganti ART lain.
Demi menyelamatkan diri, Herawati akhirnya memilih kabur dari rumah tanpa membawa sandal, pakaian maupun barang pribadinya.
“Saya lari nggak pakai sendal, nggak mikirin baju, nggak mikirin HP, nggak mikirin gaji, yang penting saya selamat,” ucapnya.
Kini, dugaan penganiayaan terhadap eks ART tersebut masih menjadi sorotan dan dibahas di Komisi III DPR RI.