"Menteri memfasilitasi kepentingan itu dan kemungkinan besar dari pihak Kemensos akan melakukan mediasi, memanggil beberapa pihak termasuk Agus untuk mengarahkan Agus supaya mau diarahkan. Intinya gitu karena ini untuk kepentingan Agus," tandasnya.
Gus Ipul menjelaskan bahwa penggalangan dana ini memang menjadi ranah Kemensos. Dia pun memahami betul bahwa sebelum kisruh terjadi, penggalangan dana atau open donasi ini punya tujuan mulia untuk membantu sesama yang membutuhkan pertolongan.
"Mempelajari apa yang kami ikuti beberapa hari terakhir kaitannya dengan pengumpulan uang dan barang, kalau dalam undang-undang dan ini menyangkut wilayah kerja Kementerian Sosial, terus terang saya lihat ini semuanya berawal dari niat baik untuk membantu saudara yang lain yang membutuhkan bantuan kita," ujar Gus Ipul.
Hanya saja terjadi kesalahpahaman, sehingga muncul konflik. Kemensos pun ingin mencari solusi terbaik agar tujuan mulia itu tak tergerus hanya karena kesalahpahaman.
"Tapi karena satu dan lain hal kemudian menimbulkan kesalahpahaman nah untuk itu kita ingin kembali kepada niat semula untuk bisa saling membantu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.
Diketahui beberapa hari lalu, Novi dan Agus melakukan mediasi. Namun, agenda mediasi yang dihadiri keduanya bersama Farhat Abbas dan Krisna Murti serta kuasa hukum Novi, Brian Praneda gagal karena Novi memutuskan untuk walk out.