"Lu pikir semua orang bisa kayak lu? Ada yang kena insulin resistensi, tiroid! Mau diet gimana juga nggak bisa!" tegasnya.
Di tengah tekanan tersebut, Steven sempat mencoba bertahan dengan mengklaim pernah menurunkan berat badan secara alami. Namun, desakan dan fakta yang disampaikan Deddy membuatnya tak berkutik.
Dia akhirnya mengakui pernah menggunakan steroid dan menyebut keputusan itu sebagai kesalahan. "Saya pakai, tapi tidak menganjurkan orang lain. Saya juga nggak mau bohong," ujarnya.
Steven yang sebelumnya terkesan defensif akhirnya mengakui pendekatannya selama ini keliru. Dia menyadari bahwa gaya komunikasi keras yang digunakan justru melukai banyak orang.
"Iya, saya salah. Saya pikir makin keras makin memotivasi, ternyata nggak. Saya minta maaf," ucapnya.
Permintaan maaf tersebut menjadi penutup dari polemik panas yang sempat menyita perhatian publik. Meski demikian, kasus ini meninggalkan catatan penting bahwa edukasi soal kesehatan harus disampaikan dengan empati, bukan dengan cara merendahkan.