Sementara Vincent Verhaag yang selalu mendampingi istri tercinta selama proses itu pun merasa bersyukur karena Jedar telah pulih. Dia begitu terharu sekaligus bangga melihat perjuangan Jedar demi melahirkan putri kecil mereka.
"Yang terjadi sama istri ini bukan sesuatu yang kecil, ya. Ini something yang boleh dibilang shocking tapi thank you Lord Jesus everything is fine with the grace of dokter Tria dan dokter Benny yang Tuhan pakai untuk bantu istri saya pulih dan of course untuk istri saya yang sangat kuat bisa melewati proses ini semua," ujar Vincent Verhaag.
Mengenai pendarahan yang dialami Jedar, dokter Ruswantriani yang menangani pun menjelaskan bahwa Jedar mengalami perlengketan plasenta.
"Memang setelah melahirkan ada fase kritis, bayi lahir seharusnya diikuti dengan plasenta secara otomatis, itu yang tidak terjadi di 15 menit pertama waktu itu, dan memang sudah kami tangani dengan prosedur yang memang harus sesuai," jelasnya.
Perlengketan plasenta tersebut membuat Jedar kehilangan sekitar 800 cc darah hingga dirinya harus menjalani transfusi darah.
"Total Jessica ditransfusi sekitar 1000 cc. Dan setelah keadaan stabil, kami evaluasi masih ada sisa plasentanya. Akhirnya, kita putuskan untuk lakukan mengambil plasenta dan membersihkannya atau kuret kalau kita bilang," ungkap dokter Ruswantriani.
Setelah menjalani perawatan selama delapan hari, keadaan Jessica Iskandar mulai stabil. Rencananya Jedar dan Vincent akan kembali ke rumah besok, Senin (9/12) untuk bertemu kedua putranya yang sudah begitu antusias menyambut kehadiran adik mereka.