“Pakaian ini membentengi saya. Bukan saya ingin disebut sebagai ulama, ustaz, ini untuk membentengi saya dari yang tidak-tidak, dari kemaksiatan. Saya nggak mungkin masuk disko dengan pakaian begini,” kata pria kelahiran 1 November 1947 tersebut.
Tak hanya penampilan yang berubah, Gito juga banyak mengeluarkan lagu-lagu religi dan berdakwah. Dalam satu rekaman video dakwahnya, Gito Rollies sempat berkata bahwa dia ingin seluruh hidupnya untuk beribadah, termasuk dalam mengeluarkan karya.
Mirip dengan Gito, Harry Moekti juga pernah bercerita bahwa dirinya dari seorang ayah yang berprofesi sebagai tentara. Dia tumbuh dan dibesarkan di lingkungan militer yang cukup keras kala itu. Hari berkisah, jika sejak kecil, dia tak pernah mendapatkan pendidikan agama yang memadai dari keluarga dan lingkungan sekitarnya.
"Kebetulan saat itu jauh dari agama, susah cari ustaz, orang tua saya juga tidak mengajarkan agama seperti sekarang-sekarang ini kan ada PAUD, ya. Itu sampai SD cari guru agama susah," katanya dilansir dari berbagai sumber, Minggu (5/9/2021).
Meskipun jauh dari ilmu agama, namun pria kelahiran Cimahi 25 Maret 1957 itu menyebut bahwa dirinya sudah diajarkan nilai-nilai kedisplinan dari ayahnya sejak usia dini. Dia diminta untuk menjadi pribadi yang rajin untuk berlatih demi meraih kesuksesan.
Terbukti, setelah sukses menjadi rocker, Harry pun lihai menyampaikan dakwah dengan caranya. Sebagai musisi rock yang memilih hijrah, Harry mampu menjadi inspirasi anak-anak muda untuk selalu ingat pada nilai-nilai agama.