Di balik kelucuan itu, Kenny mengaku sangat menikmati perannya sebagai Dokter Bagas. Bahkan, dia merasa genre komedi komunal lebih ringan dan menyenangkan dibandingkan proyek-proyek drama yang selama ini identik dengan adegan aksi maupun konflik berat.
"Senang sih. Nggak tahu juga kenapa nggak dari kemarin ditaruh di komedi. Ternyata syutingnya enak banget, banyak bercandanya, seasyik itu," katanya.
Menurut Kenny, pengalaman syuting sinetron ini terasa jauh berbeda dari film atau serial drama yang kerap menuntut adegan fisik ekstrem.
"Selama ini drama tuh fighting, berantem, keringetan, nyebur ke danau. Ini tuh nggak ada. Kayak kenapa nggak dari awal ditawarin," ujarnya.
Tak hanya pemain muda, Kenny menilai para pemain senior juga ikut menciptakan atmosfer yang menyenangkan. Dia bahkan menyoroti salah satu karakter yang berperan sebagai ketua RT karena berusaha mengikuti gaya anak muda demi membangun chemistry dengan para pemain lainnya.
Keseruan di balik layar tersebut menjadi modal penting bagi tim produksi untuk menghadirkan tontonan yang ringan dan menghibur. Sutradara Asep Kusdinar sebelumnya mengungkapkan tantangan terbesar dalam menggarap Tobat Jatuh Cinta adalah menjaga cerita tetap fokus sekaligus memastikan pesan dan perkembangan karakter dapat tersampaikan dengan suasana yang menyenangkan.
Dengan chemistry pemain yang sudah terbangun dan suasana produksi yang penuh humor, Tobat Jatuh Cinta diharapkan menjadi salah satu tayangan komedi keluarga yang mampu menarik perhatian pemirsa RCTI saat mulai tayang pada 22 Juni 2026.