Kenapa Lebaran Identik dengan Baju Baru? Pahami Maknanya di Sini

Naswa Amirah
Lebaran sangat identik dengan baju baru, ternyata ada maknanya. (Foto: Istimewa)

Rasulullah SAW juga menganjurkan bagi umat Muslim agar mengenakan pakaian terbaik saat beribadah dan di momen hari besar. 

Walau pada zaman Nabi Muhammad belum ada kebiasaan membeli baju baru, namun seluruh umat Muslim tetap berusaha memakai pakaian terbaik dan terbersih mereka sebagai bentuk penghormatan terhadap hari raya Idul Fitri, setelah satu bulan penuh berpuasa. 

Namun seiring berjalannya waktu, tradisi ini terus berkembang dan berubah sesuai dengan budaya setempat. 

Pada era kesultanan Islam di Timur Tengah, jubah panjang dan gamis menjadi opsi yang paling banyak dipilih untuk dipakai saat Idul Fitri. Dan di Indonesia, pengaruh Islam dari Timur Tengah dan Gujarat membawa pakaian seperti baju koko dan sarung yang masih digunakan dan populer hingga sekarang. 

Masa kolonial, masyarakat Indonesia mulai mengambil pakaian bergaya Eropa yang lebih modern, namun busana tradisional seperti kebaya, kain batik dan beskap tetap digunakan sebagai simbol budaya di perayaan Idul Fitri. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aktor Giancarlo Esposito Mualaf usai Syuting di Arab Saudi? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Menag Yakin Indonesia Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

57 tahun lalu

Tahun Baru Islam, Pawai Kendaraan Hias Berlangsung Meriah di Cilangkap Jaktim

57 tahun lalu

Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal