"Namun mohon maaf, apabila sudah menodai martabat keluarga saya, saya tidak tinggal diam," tambahnya.
Ia pun menjelaskan bahwa dirinya bukan berasal dari keluarga yang memiliki kuasa, tapi keadilan akan dikejarnya.
"Saya tahu saya bukan dari keluarga yang memiliki kuasa, dan anggar-anggar memiliki kekuasaan untuk seenaknya menghakimi. Tapi ingat, Allah Maha Berkuasa. Bi idznilah," ungkap Insanul Fahmi.