JAKARTA, iNews.id – Jika iklan produk perawatan rambut identik dibintangi oleh perempuan dengan gaya bicara lembut dan persuasif, maka lain ceritanya dengan iklan yang satu ini. Pantene nampaknya telah berhasil mematahkan stereotip yang melekat pada sebagian masyarakat, bahwa perawatan tubuh biasanya hanya dilakukan oleh perempuan saja.
Seperti diketahui, Pantene menggandeng selebgram Keanu Angelo untuk memperkenalkan produk terbaru mereka, yaitu ‘Miracles Hair Supplement’. Tak berhenti di situ, penyampaian iklan ini juga terbilang unik dan cukup menyita perhatian.
Bukan tanpa alasan, pembawaan Keanu yang terkenal gemar marah-marah dan ngegas membuat iklan ini semakin menjadi buah bibir netizen Indonesia. Mereka menilai, Pantene sukses menyampaikan pesan kepada audiens dengan cara yang unik dan berhasil diterima oleh masyarakat.
Menanggapi hal itu, Haircare Brand Director P&G Indonesia Anggia Pulungan pun angkat bicara. Menurutnya, ada pesan tersendiri terkait kesehatan rambut yang ingin disampaikan melalui iklan tersebut dengan cara yang unik dan tak biasa, agar mudah diingat oleh siapa saja yang menontonnya.
“Masalah yang cukup umum di Indonesia adalah banyak orang yang hanya menggunakan sampo untuk perawatan rambutnya, sedangkan itu sebenarnya nggak cukup. Menurut kami, hal seperti ini yang harus diedukasi kepada mereka, tapi bagaimana caranya supaya orang ingat, ya? Akhirnya kami coba rute yang berbeda, yaitu dengan cara entertaining (menghibur),” katanya.
Sementara itu, Senior Brand Manager Pantene Indonesia F Kurniawan Mista menegaskan bahwa tantangan Pantene sendiri memang datang dari permasalahan sebenarnya yang ada di masyarakat. Hal ini kemudian menelurkan istilah baru seperti ‘rambut capek’ yang turut digaungkan dalam iklan Pantene Miracles Hair Supplement tersebut.
“Brand challenge kami kembali kepada human nature. Jadi, memang berasal dari apa yang terjadi di masyarakat saat ini. Seperti halnya rambut capek sebagai term baru yang coba diperkenalkan oleh Pantene. Semua orang akan mengalami rambut capek, kondisi ketika rambut kurang nutrisi dan kelelahan, tapi perhatian yang diberikan si pemilik hanya satu, yaitu sampo. Tentunya, ini belum sepenuhnya dapat mengembalikan nutrisi rambut,” tuturnya.
Kondisi rambut capek ini juga dirasa akan membawa seseorang ke dalam situasi bad hair day yang cenderung tak disukai. Sebab, rambut akan sulit untuk diatur dan akhirnya berdampak pada mood dan flow aktivitas selama sehari penuh. Menurut Anggia, kondisi tersebut seringkali membuat seseorang jadi mudah marah karena merasa tak nyaman.
“Ketika mengalami ‘bad hair day’, seseorang itu biasanya merasa bete, jadi nggak mood melakukan sesuatu, dan suka marah-marah. Nah, sebaliknya kalau punya great hair day, rasanya semua hal bisa dikerjakan dan malah bisa recharge energy kita sendiri,” ujarnya.
Situasi tersebut dirasa cocok dengan karakter Keanu yang lekat dengan celotehan yang terdengar seperti sedang marah-marah. Tak hanya itu, pemilihan sosok Keanu menjadi brand ambassador dari Pantene Miracles Hair Supplement juga sejalan dengan misi Pantene, yaitu ‘Celebrating The Beauty of All People’.
“Misi Pantene sendiri kita mau ‘Celebrating The Beauty of All People’. Nggak cuma perempuan saja, kami mau membuat brand Pantene lebih inclusive ke semua kalangan masyarakat. Karakter Keanu pun dirasa sangat relevan dengan pesan yang ingin kami sampaikan ke audiens,” kata Anggia.