Di keterangan itu juga dijelaskan bahwa nikah muda atau tua bukanlah patokan, yang jadi pedoman adalah standar kesiapan. Ada orang yang usianya sudah tua bangka, tapi tak siap secara emosional. Ada pula yang masih usianya belasan tahun tapi mampu bersikap bijaksana dalam mengambil keputusan dan matang secara emosional.
"Hal itu bisa terjadi karena fase kehidupan yang dilalui lebih banyak hikmah daripada yang sudah usia tua tapi gak belajar dari pengalaman," ungkap keterangannya.
Tak berhenti di sana, pernyataan selanjutnya menyinggung soal kualitas netizen yang ikut campur dan menyalahkan atas pernikahan Gus Zizan dan Farah Kamila Asy Syifa.
"Salah satu tanda kalian bagian dari SDM rendahan adalah kalian sibuk mempersoalkan hal receh yang tidak mempengaruhi kehidupan kalian. Kalian mengomentari sisi personal orang padahal tidak menambah benefit bagi hidup kalian," jelas keterangannya.
"Kalian banyak bertanya pada sesuatu yang tidak mendatangkan manfaat bagi kalian. Tidakkah kalian malu pada diri kalian sendiri? Saking miskinnya ilmu di kepala kalian, sehingga kalian harus menjadikan pernikahan orang sebagai topik pembahasan kalian di tongkrongan hingga media sosial?" tambahnya.