Heboh Virus Flu Babi Jenis Baru, Kemenkes: Di Indonesia Belum Ada

Siska Permata Sari
Heboh Virus Flu Babi Jenis Baru (Foto : news10)

Dia meminta masyarakat tidak perlu panik, tetapi juga harus tetap waspada. Terutama yang mempunyai, bekerja, atau tinggal di kawasan peternakan babi. Pasalnya, virus baru ini dapat menular melalui droplet.

“Para pekerja di industri babi 2,25 persen lebih besar kemungkinannya tertular G4 dibandingkan populasi umum. Orang-orang yang bekerja atau menjalani aktivitas harian bersama babi berisiko terinfeksi G4,” ujar Siti Nadia.

Demi mencegah penyebaran virus G4 di Indonesia, sambung dia, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan irektorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mengawasi impor hewan termasuk babi beserta produk-produk yang lain.

Kemenkes juga telah mengedarkan surat edaran terkait sosialisasi informasi mengenai upaya-upaya untuk mencegah lebih dini," tuturnya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
4 hari lalu

Perdana! Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1

5 hari lalu

15 Persen Pria di Indonesia Alami Gangguan Kesuburan, Ini Penyebabnya

16 hari lalu

Hasil Investigasi terkait Kematian Dokter Icha, Kemenkes Temukan Lemahnya Pengamanan di IGD

18 hari lalu

5 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Kemhan-Kemenkes Bentuk Tim Investigasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal