Hamil Terlalu Dekat Ternyata Berbahaya, Dokter Ungkap Alasannya! 

Mei Sada Sirait
Ilustrasi ibu hamil. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id Kehamilan yang terjadi berulang kali tanpa disertai masa pemulihan yang cukup dapat meningkatkan risiko gangguan dasar panggul atau pelvic floor disorder (PFD) pada perempuan. Kok bisa? 

Masalah PFD akibat hamil terlalu dekat berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari sulit menahan buang air kecil (beser), nyeri saat berhubungan intim, hingga penurunan organ panggul.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Bamed, dr Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG., menegaskan bahwa tubuh perempuan membutuhkan waktu untuk pulih setelah proses kehamilan dan persalinan. Jika kehamilan berikutnya terjadi terlalu cepat sebelum pemulihan optimal, risiko gangguan pada dasar panggul dapat meningkat.

"Makin sering kehamilan apakah semakin besar risiko PFD? Yes, absolutely," kata dr Yeni dalam Seminar Media Comprehensive Aesthetic and Wellness Bamed, di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, banyak orang mengira risiko gangguan dasar panggul hanya dipengaruhi oleh metode persalinan. Padahal, kehamilan itu sendiri menjadi faktor utama yang memberikan tekanan besar pada struktur dasar panggul.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Luna Maya Ingin Hiatus demi Program Kehamilan Bayi Tabung, Target Punya Anak Kembar

57 tahun lalu

Selamat! Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Umumkan Kehamilan Anak Pertama

57 tahun lalu

Selamat! Meyden Umumkan Kehamilan Anak Pertama

57 tahun lalu

2 Bulan Menikah, Fiki Naki dan Tinandrose Umumkan Kehamilan Anak Pertama!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal