Pasca perceraian kliennya pada 2021, Sangun membenarkan hubungan Rachel dan Okin sempat berjalan baik, khususnya untuk urusan anak. Namun, hubungan mereka memanas seiring berjalannya waktu.
"Dulu mereka cerai tidak mau ribut karena pengasuhan masih baik-baik saja. Masih ada waktu bersama anak-anak. Cuma makin ke sini terkait tanggung jawab ini kok makin menghilang," jelasnya.
Buntut sengketa tersebut, Sangun mengungkapkan langkah hukum yang akan diambil kliennya antara lain laporan pidana hingga gugatan hak asuh anak.
Sebab sebelumnya, putusan cerai di pengadilan mengabulkan permohonan mereka untuk mengasuh anak secara bersama.
"Tidak menutup kemungkinan ke depannya akan dilakukan upaya hukum, apakah gugatan hak asuh anak atau laporan polisi terkait dugaan tindak pidana," ucap Sangun.