Penyanyi itu bahkan mengaku rela meninggalkan dunia hiburan jika pelecehan seksual dianggap sebagai konsekuensi yang harus diterima seorang figur publik.
“If y’all tell me this is the consequence of being a public figure, I’d rather stop,” lanjutnya.
Dalam unggahan yang sama, Nadhif menegaskan bahwa keluhannya bukan ditujukan untuk menyerang komunitas tertentu. Ia mengaku menghormati semua orang dan memiliki banyak teman dari berbagai latar belakang.
“Not that I have a problem with the community whatsoever, I’m not an anti (nor an ally) but I have a lot of friends of the community and I respect them a lot. The fact that this keeps on happening makes it even worse,” ungkapnya.
Sebagai bukti atas tindakan pelecehan seksual secara verbal yang diterimanya, Nadhif mengunggah sejumlah tangkapan layar komentar di kontennya. Isi komentar tersebut dipenuhi kalimat vulgar, fantasi seksual, hingga ajakan yang mengarah pada pelecehan seksual.