Menurut dia, angka besar tersebut merupakan hasil dari berbagai sumber pendapatan digital, termasuk penjualan dan monetisasi konten, bukan penghasilan tetap seperti yang selama ini diasumsikan publik.
"Siapa punya gaji Rp6 sekian miliar? Kalian tidak memahami sih. Zaman sekarang ini kan zaman canggih, zaman teknologi canggih," tambahnya.
Surya juga menyayangkan berkembangnya opini yang dinilai menggiring persepsi masyarakat seolah-olah kliennya menerima gaji fantastis setiap bulan. Dia menilai, kesalahpahaman ini muncul karena minimnya pemahaman publik terhadap cara kerja ekonomi digital saat ini.
"Jangan masyarakat ini dibentuk opini seakan-akan bahwa itu gaji. Bukan gaji, tapi penghasilan dari TikTok dan Shopee, hasil penjualan," ujarnya lagi.
Kasus ini sendiri merupakan bagian dari perkara hukum antara Reza Gladys dan Nikita Mirzani yang kini masih bergulir di pengadilan. Sidang demi sidang tak hanya mengungkap fakta hukum, tetapi juga membuka tabir bagaimana besar dan kompleksnya sumber penghasilan di era digital.