"Itu mereka jenuh juga dalam melakukan sesuatu pekerjaan. Saya rasa tidak bisa juga terlalu melarang banget," ungkapnya.
Meski demikian, bukan berarti dirinya lepas tanggung jawab untuk mendidik anak-anak. Dia juga tetap memberlakukan aturan ketat agar tak kelewat batas. Hanya saja, banyak hal yang mungkin di luar pengawasannya, karena anak-ana sudah tak lagi tinggal bersama orangtua.
"Kalau saya, peraturan saya tetap ketat, disiplin tinggi, cuma saya berpisah dengan anak, masing-masing sudah punya rumah. Hal-hal yang saya tidak ketahui di rumah mereka, saya tidak bisa kontrol," jelasnya.
Haji Faisal pun merasa kecewa jika ada teman-teman dari anaknya yang justru mengumbar keburukan. Dia mengingatkan, seharusnya teman itu saling menjaga.
"Cuman kadang ada temannya yang kurang pas menurut saya, dia enggak mencari sesuatu hal, entah apa tujuannya, saya juga tidak mengerti. Harusnya kalau sudah teman, saling menjaga," katanya.
"Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Nah itu saya agak kecewa dengan orang-orang itu. Namanya di rumah, kita ngapain (gak tahu). Kalau di rumah, ya, sama-sama menjaga," ungkap dia.