Sejumlah warganet juga menyoroti perbedaan budaya sebagai faktor penting. Menurut mereka, candaan yang mungkin dianggap biasa di satu konteks bisa menjadi tidak pantas di konteks lain, terlebih dalam industri K-pop yang memiliki standar ketat terkait etika dan citra idol.
Tak hanya fans, netizen umum pun ikut mengkritik gaya bercanda Kiky yang dinilai terlalu vulgar untuk tayangan publik. Mereka menilai seharusnya ada batasan yang dijaga, terutama dalam acara yang disaksikan luas oleh berbagai kalangan usia.
"Jokesnya yang mengarah ke sexualizing dikurangi dong kak, gak nyaman banget dengernya apalagi ini ke idol. Untung sama interpreternya gak diterjemahkan," ungkap @kue***.
"Teh maaf ya buat kata-kata yang, 'Mau dong di-gol-in' itu mengarahkan kek seksual teh (iya tau cuma bercanda) tapi itu nggak banget teh, wish masih anak tahun 2000-an," ujar @mir***.
"Kak Kiky, bahan becandaannya tolong disesuaikan dengan bintang tamunya dan budayanya, ya," tegas @sug***.
Semua komentar pedas ini bisa dilihat di akun Instagram Kiky Saputri. Ya, fans NCT Wish mulai membanjiri kolom komentar Instagram Kiky akibat perkataannya yang dianggap keterlaluan.
Hingga kini, Kiky Saputri belum memberikan klarifikasi resmi terkait polemik tersebut. Sementara itu, kemarahan fans NCT Wish masih terus terasa di jagat maya.