“Karena gini loh, gak usah so pinter lah, gak usah so ternyata pinter, gak usah so pinter. Adu pinter sama gue di podcast, adu pinter. Pengen gua undang jurinya,” ujarnya.
Sebelumnya, video final LCC Empat Pilar MPR RI itu viral di media sosial setelah terjadi perdebatan antara peserta dan juri. Saat itu, regu C dari SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan terkait lembaga yang dipertimbangkan DPR saat membentuk anggota BPK.
Namun, juri memberikan nilai minus lima yang berarti jawaban tersebut dianggap salah. Setelah itu, regu B diberi kesempatan menjawab dan mendapatkan nilai plus 10, meski jawaban yang diberikan disebut sama dengan jawaban regu C.
Salah satu siswa dari regu C kemudian membantah keputusan tersebut. Dia menilai jawaban timnya identik dengan jawaban regu B yang justru dinyatakan benar oleh juri.
Kejadian itu langsung memicu perdebatan di media sosial dan menuai kritik dari banyak pihak yang mempertanyakan objektivitas penilaian dalam lomba tersebut.