OnlyFans lebih dari sekadar situs konten dewasa, meskipun itu merupakan kategori pendapatan terbesar perusahaan.
Terlepas dari konten dewasa, sejatinya pengguna dapat mengunggah konten video atau gambar apa pun, termasuk untuk kategori lain seperti kebugaran atau memasak, sehingga materi tersebut tersedia bagi penggemar dengan harga tertentu.
OnlyFans mengumpulkan 20 persen dari setiap uang yang dibelanjakan di platform tersebut.
Pada tahun 2023, OnlyFans menyatakan situs tersebut memiliki 305 juta pengguna. Pada tahun itu, platform tersebut membayar kreator sebesar 6,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp112 triliun.
Laporan menunjukkan bahwa pada tahun 2025, Radvinsky mempertimbangkan untuk menjual OnlyFans seharga 8 miliar dolar AS atau sekitar Rp136 triliun. Sayang, niat itu gagal terwujud.