Tak hanya itu, akun lain seperti @pinkpanthura juga ikut menanggapi dengan mengunggah contoh serupa. “Kek gini ya? Wkwk,” tulis akun tersebut dalam balasannya.
Bernadya kemudian merespons balik unggahan itu secara singkat. “Ngapain disensor,” ujarnya.
Interaksi tersebut memperlihatkan bahwa fenomena manipulasi wajah menggunakan AI memang sedang menjadi perhatian Bernadya. Isu ini juga memicu diskusi lebih luas soal etika penggunaan teknologi, terutama terkait privasi dan izin individu di ruang digital.