"Jelas kita kan enggak mungkin hanya berdalih ya, enggak mungkin hanya ngomong-ngomong doang. Makanya aku selalu menggunakan bukti yang valid. Ada screenshot chat, ada voice note suara, ada video CCTV," ujarnya.
Meski merasa difitnah, Anrez memilih tidak melaporkan balik dan fokus pada proses klarifikasi.
"Aku tidak akan menggiring opini, aku tidak akan menjelek-jelekkan orang lain walaupun itu aku alami; digiring, dijelek-jelekkan, difitnah. Ya, tapi enggak apa-apa, jangan harap aku akan melakukan hal yang sama," katanya.