Selama ini, Denada selalu melampiaskan segala keluh kesahnya kepada Allah SWT, terutama ketika bersujud di hadapan-Nya. Tak jarang, Denada menangis pilu ketika beribadah dan berdoa kepada Tuhan.
"Yang ku tahu saat aku sujud, itu jarak aku dekat banget sama Allah. Jadi setiap hari aku sujud, aku minta gitu, aku ngomong," ujar Denada.
Denada merasa bahwa pertolongan dari Sang Pencipta selalu datang tepat pada waktunya. Salah satunya ketika Denada harus membayar biaya rumah sakit untuk pengobatan sang anak. Dia mengaku benar-benar tak memiliki uang kala itu.
Namun siapa sangka, pada hari tersebut, tiba-tiba saja rezeki datang kepadanya. Ini tentu sebuah keajaiban yang diturunkan oleh Sang Pencipta.
"Itu nggak mudah buat aku secara mental untuk berada di situ. Tapi ya itu mba, pada harinya harus bayar, ada. Nangis aku sama Allah," jelas Denada.