Ucapan ini berasal dari bahasa Arab:
تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنكُم
Artinya: "Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian."
Ucapan ini merupakan doa yang biasa diucapkan oleh para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saat bertemu di hari raya. Berdasarkan hadits dari Jubayr ibn Nufayr, para sahabat saling mengucapkan:
فعن جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ : كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِلْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك . قال الحافظ : إسناده حسن
Artinya: "Ketika para sahabat Rasulullah bertemu di hari raya, mereka saling mengucapkan 'Taqabbalallahu minna wa minkum'." Al-Hafizh Ibnu Hajar menyebutkan bahwa sanad hadits ini hasan.
Tambahan Minal Aidin Wal Faizin (مِنَ الْعَائِدِينَ وَالْفَائِزِينَ) berarti:
"Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan orang-orang yang menang."
Ungkapan ini berasal dari doa panjang:
جعلنا الله وإياكم من العائدين والفائزين
Artinya: "Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali dalam keadaan suci dan mendapatkan kemenangan."