Kemudian Muhammad meminta untuk seluruh kepala kabilah (suku) yang berselisih untuk mengangkat dan membawanya ke tempat peletakanya Hajar al-Aswad. Setelah sampai pada tempat semula, lalu beliau sendiri yang mengambil dan meletakkannya pada tempatnya semula.
Keberhasilan Muhammad dalam menyelesaikan masalah konflik tersebut membuat orang-orang Quraisy akan kebijakannya dalam meredam konflik yang hampir menimbulkan pertumpahan darah. Ini menunjukkan betapa Muhammad mempunyai jiwa yang bijak dalam memimpin dan mengatasi masalah sosial.
Wallahu A'lam