Shalat Sunnah Rawatib: Jenis, Niat, dan Tata Cara

Rilo Pambudi
Shalat Sunnah Rawatib (Foto: Freepik)

1. Dua rakaat sebelum salat shalat dzuhur.
2. Dua rakaat sesudah salat shalat dzuhur.
3. Dua rakaat sesudah salat shalat maghrib.
4. Dua rakaat sesudah salat shalat isya.
5. Dua rakaat sebelum salat shalat subuh.

Sedangkan, shalat sunnah ghairu muakkad adalah shalat sunnah yang tidak dikuatkan. Sebab Rasulullah SAW jarang melaksanakannya (terkadang dikerjakan, terkadang tidak dilaksanakan oleh Rasulullah SAW). Adapun jumlah rakaat secara keseluruhannya yaitu ada sepuluh yang terdiri dari:

1. Dua rakaat sebelum shalat dzuhur (selain dua rakaat yang muakkad).
2. Dua rakaat sesudah shalat dzuhur (selain dua rakaat yang muakkad).
3. Empat rakaat sebelum shalat ashar.
4. Dua rakaat sebelum shalat maghrib.
5. Dua rakaat sebelum shalat isya.

Shalat rawatib baik yang muakkad atau ghairu muakkad adalah shalat sunah yang tidak dianjurkan berjamaah. Adapun keutamaan dari pelaksanaan salat ini adalah agar menambah pahala atau menambal kekurangan pada shalat fardhu.

Niat Shalat Sunnah Rawatib

1. Niat Shalat Rawatib sebelum Shalat Subuh

اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Shalat Sunnah sebelum Datangnya Khatib Jum’at, Bacaan Niat dan Keutamaannya

57 tahun lalu

Shalat Wajib dengan Shalat Sunnah, Apakah Harus Ada Jedanya? Simak Penjelasan dan Keutamaannya

57 tahun lalu

Perbedaan Shalat Sunnah Fajar dan Qabliyyah Shubuh, Lengkap Bacaan Niat & Keutamaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal