Orang yang terkena sihir atau guna-guna harus disembuhkan dengan metode ruqyah yakni membacakan ayat-ayat Al Quran dan doa.
Rasulullah SAW telah bersabda
عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى فِي بَيْتِهَا جَارِيَةً فِي وَجْهِهَا سَفْعَةٌ فَقَالَ اسْتَرْقُوا لَهَا فَإِنَّ بِهَا النَّظْرَةَ
Dari Ummu Salamah radliallahu `anha bahwa Nabi shallallahu `alaihi wasallam melihat budak wanita di rumahnya, ketika beliau melihat bekas hitam pada wajah budak wanita itu, beliau bersabda: "Ruqyahlah dia, karena padanya terdapat nadlrah (sisa sakit yang disebabkan karena sorotan mata jahat)." ( HR. Bukhari ) [ No. 5739 Fathul Bari ] Shahih.
1. Berwudhu, sebelum melakukan ruqyah diutamakan untuk berwudhu terlebih dahulu agar suci dari hadas, supaya sah ketika membaca kalimat thayyibah.
2. Membacakan ayat Al-Quran yang sering digunakan untuk ruqyah disertai niatnya, Beberapa surat yang harus dibaca yakni ayat kursi, dua ayat terakhir surat al-Baqarah, surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas, dan lain sebagainya.