Sejarah Bulan Rajab Dalam Islam, Makna & Keutamaan

Kastolani Marzuki
Bulan Rajab yang merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah. (Foto: ist)

Orang-orang sebelum masa Sayyidina Umar di mana kelender Hijriyah itu dibentuk, mengenal bulan Rajab sebagai Bulan mulia yang berada sebelum bulan Syaban dan sesudah bulan Jumadal-al-Tsaniyah.

Ustadz Ahmad Zarkasih Lc dalam bukunya "Rajab, Keutamaan & Hukumnya" menjelaskan, sebelum Islam datang, bulan Rajab sudah menjadi bulan yang dimuliakan oleh peradaban ketika itu. Salah satu bentuk pemuliaan yang diberikan untuk bulan Rajab adalah haramnya darah ditumpahkan dalam bulan itu. Untuk alasan apa pun.

Abu Nashr al-Farabi (393 H) menjelaskan dalam kitabnya al-Shihah Taaj al-Lughah (1/133):

Rajab artinya mulia; aku merajabkan sesuatu yakni memuliakannya dan mengagungkannya, dan sesuatu itu mulia. Dan karena itulah rajab dinamakan rajab; karena memang orang-orang terdahulu di zaman jahiliyah memuliakan bulan tersebut dan tidak menghalalkan peperangan. 

Karena kemuliaan Rajab juga, orang-orang jahiliyah bukan hanya mengharamkan peperangan, mereka pun memiliki ritual sembelihan ketika masuk bulan Rajab, untuk memberi makan keluarga dan orang-orang sekitarnya; sebagai bentuk pemuliaan dan mengharapkan kemuliaan dari bulan Rajab. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Hikmah Isra Miraj dalam Kehidupan Sehari-Hari bagi Umat Islam

57 tahun lalu

Niat Puasa Qadha Ramadhan dan Senin Kamis di Bulan Rajab, Arab, Latin, dan Artinya

57 tahun lalu

50 Nama Bayi Perempuan Bulan Rajab 3 Kata, Lengkap dengan Artinya

57 tahun lalu

Lirik Allahumma Bariklana Fi Rajaba wa Sya'bana Wa Ballighna Ramadhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal