Menurut jumhur, kata-kata ‘berturut-turut’ telah dimansukh hingga tidak berlaku lagi hukumnya. Namun bila mampu melakukan secara berturut-turut hukumnya mustahab menurut sebagian ulama.
Berbeda dengan puasa sunnah yang boleh dilakukan pada pagi atau siang hari jika terlewat makan sahur dan belum makan apa pun hingga siang hari, niat puasa qadha Ramadhan harus dilakukan pada malam hari atau saat makan sahur.
Sebab, puasa qadha Ramadhan merupakan puasa wajib yang niatnya harus diucapkan pada malam hari.
Niat Puasa Qadha Ramadhan ini tidak boleh dicampur dengan niat puasa sunnah. Sebab, qadha puasa itu wajib. Niat harus dilakukan pada malam harinya atau saat makan sahur.
Syarat ini mendasarkan pada Hadits Rasulullah SAW.
“من لم يبيت النية قبل الفجر فلا صيام له”-
"Siapa yang tidak menetapkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya".