JAKARTA, iNews.id – Hari ini, 14 Februari merupakan hari istimewa bagi warga Nahdliyin. Sekitar 150 tahun lalu, lahir pendiri Nahdlatul Ulama yakni, Hadratusysyaikh KH Hasyim Asy'ari.
KH Hasyim Asy'ari merupakan salah seorang ulama paling terkemuka di Indonesia, Jasanya sangat besar dalam membumikan pandangan keagamaan yang moderat, persaudaraan di tengah-tengah umat yang beragam dan kemerdekaan dari penjajahan, Sebab itu, para ulama memberinya gelar Hadratussyaikh yang artinya mahaguru atau mahaulama.
Bersama para ulama terkemuka lain, KH Hasyim Asy'ari mendirikan Nahdlatul Ulama (NU) pada tanggal 31 Januari 1926 sebagai tonggak gerakan moderat yang menggabungkan gagasan keumatan dengan ide kebangsaan.
Dikutip dari buku Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari (moderasi, keumatan dan kebangsaan) yang ditulis Zuhairi Misrawi (2010), KH Hasyim Asy’ari lahir pada Selasa 14 Februari 1871 atau bertepatan dengan 24 Dzulqa’dah 1287 di Pesantren Gedang, Tambakrejo, Jombang, Jawa Timur. Pesantren ini berada 2 km kea rah utara Jombang.
Keluarga KH Hasyim Asy’ari dikenal sebagai keluarga ulama kharismatik. Ayah KH Hasyim Asy’ari adalah ulama asal Demak dan kakeknya Kiai Usman pendiri Pesantren Gedang, Jombang.