Ada beberapa istilah terkait dengan proses bermadzhab, yaitu ittiba’, taqlid dan talfiq. Ibnu Subki dalam kitabnya Jam'u al Jawami' merumuskan taqlid yakni mengambil suatu perkataan tanpa mengetahui dalil.
Sedangkan Ittiba' adalah mengambil suatu hukum dengan dalilnya walaupun sesuai dengan pendapat seorang mujtahid.
Dilansir dari buku Ushul Fikih Kelas XII, Ittiba dalam bahasa arab berasal dari “ ittaba’a yattabi’u ittiba'an yang artinya menuruti atau mengikuti.
Definisi Ittiba adalah mengambil atau menerima perkataan seorang fakih atau mujtahid, dengan mengetahui alasannya serta tidak terikat pada salah satu mazhab dalam mengambil suatu hukum berdasarkan alasan yang dianggap lebih kuat dengan jalan membanding.
Menurut istilah pengertian ittiba’ adalah menerima perkataan orang lain dengan mengetahui sumber alasan perkataan tersebut atau mengikuti pendapat mujtahid dengan mengetahui dalil-dalilnya.