Perbedaan Mad Shilah Sughra dan Mad Shilah Kubra, Lengkap dengan Contoh Bacaan dan Penjelasan

Rilo Pambudi
Perbedaan Mad Shilah Sughra dan Mad Shilah Kubra (Foto: Getty Images)

Sehingga Mad Shilah Thawilah adalah hukum ketika ha dhamir (kata ganti) yang dibaca panjang lebih dari 2 harakat ketika lanjut, dengan syarat ha’ dhamir tersebut terletak di antara dua huruf yang berharakat dan huruf keduanya adalah hamzah. 

Jika tidak bertemu hamzah, mad berubah menjadi Mad Shilah Sughra (Qashirah). Mad Shilah Thawilah boleh dibaca panjang sampai 2 setengah alif atau 5 harakat/ketukan.

Cara membaca Mad Shilah Thawilah adalah dengan memanjangkannya sampai 5 harakat atau 2 ½ alif, termasuk pada ha’ dhamir yang berharakat dhommah maupun kasrah.

Contoh Hukum Bacaan Mad Silah Sughra (Qasirah):  

1. Surat Al Lahab Ayat 2: 

مَآ اَغْنٰى عَنْهُ مَالُهٗ وَمَا كَسَبَۗ 

Latin: Maa aghnaa 'anhu maaluhuu wamaa kasab 
Penjelasan: Huruf ‘ha dhamir’ pada bacaan Maaluhuu yang tidak diikuti dengan hamzah dibaca panjang 2 harakat atau satu alif. 

2. Surat Al Lahab Ayat 4 

وَّامْرَاَتُهٗ ۗحَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ 

Latin: Wam ra atuhuu hamma latal hathab 
Penjelasan: Huruf ‘ha dhamir’ pada bacaan Wamraatuhuu yang tidak diikuti dengan hamzah dibaca panjang 2 harakat atau satu alif. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mad Shilah Qashirah: Pengertian, Contoh, dan Hukum Bacaannya

57 tahun lalu

Cara Baca Mad Shilah Kubra yang Benar, Lengkap dengan Hukum dan Contoh Bacaannya

57 tahun lalu

Cara Membaca Bacaan Mad Shilah Thawilah yang Benar, Begini Hukum dan Contoh Bacaannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal