Perbedaan Mad Shilah Sughra dan Mad Shilah Kubra, Lengkap dengan Contoh Bacaan dan Penjelasan

Rilo Pambudi
Perbedaan Mad Shilah Sughra dan Mad Shilah Kubra (Foto: Getty Images)

Hukum bacaan disebut Mad Silah Qasirah apabila ada Ha’ Dhamir ( ﻪ , ه ) yang berada sesudah huruf yang berharakat, kecuali huruf mati atau sukun dan tidak pula dihubungkan dengan huruf berikutnya, seperti bacaan tasydid atau huruf mati atau sukun.

Cara membaca hukum mad shilah qashirah yaitu dibaca dengan panjang 1 alif atau 2 harakat / ketukan, seperti panjang Mad Thobi’i.

Ciri khusus Mad Silah Qasirah yakni dhomah terbalik di ha dhamir atau kasrah berdiri. Mad Silah Qasirah (pendek) yaitu mad silah yang tidak diikuti hamzah dan dibaca panjang dua harakat atau satu alif. Jika diikuti hamzah, maka hukumnya tidak Mad Shilah Qasirah lagi melainkan Mad Shilah Thawilah.

- Mad Shilah Kubra (Thawilah)

Thawilah secara bahasa diartikan 'panjang'. Dalam hal ini, yang dimaksud panjang adalah lebih dari 2 harakat.

Sebab dinamakan Mad Shilah karena bacaan panjang (mad) tidak akan terwujud kecuali jika dibaca lanjut (washal atau shilah) dan juga karena ha’ dhamir disambung dengan mad wau atau mad ya ketika dibaca lanjut. Dinamakan Thawilah karena dibaca panjang lebih dari 2 harakat.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mad Shilah Qashirah: Pengertian, Contoh, dan Hukum Bacaannya

57 tahun lalu

Cara Baca Mad Shilah Kubra yang Benar, Lengkap dengan Hukum dan Contoh Bacaannya

57 tahun lalu

Cara Membaca Bacaan Mad Shilah Thawilah yang Benar, Begini Hukum dan Contoh Bacaannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal