“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami pada saat shalat ‘ied (Idul Fitri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beranjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haid. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haid untuk menjauhi tempat shalat.”
Shalat Idul Adha biasanya dilakukan secara berjamaah sebanyak dua rakaat dan dilanjutkan dengan khutbah oleh khatib. Namun, niat dan bacaan sholat yang dilakukan sebelum kurban tersebut berbeda dengan sholat lain.
Perbedaan itu terdapat pada niat dan bacaan di sela takbir. Berikut adalah bacaan niat sholat Idul Adha lengkap dengan tata caranya.
Niat dan bacaan sholat Idul Adha bagi imam dan makmum berbeda. Untuk imam adalah sebagai berikut:
اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى