Niat Mandi Haid dan Junub Secara Bersamaan, Begini Bacaan dan Tata Caranya Lengkap

Rilo Pambudi
Niat mandi haid dan junub secara bersamaan. Lafaz niat mandi junub perlu diketahui agar pekerjaan yang dilakukan tidak sia-sia. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Sebagian Muslim mungkin masih bingung dengan niat mandi haid dan junub secara bersamaan. Sebagaimana diketahui bersama, haid dan junub adalah dua hadas besar yang diwajibkan  melakukan mandi wajib untuk mensucikannya.

Haid atau menstruasi adalah kondisi keluarnya darah dari organ vital perempuan sebagai dampak siklus bulanan, bukan karena sakit atau melahirkan. Sedangkan junub adalah kondisi seseorang setelah mengeluarkan air mani (al-inzal) bagi perempuan dan laki-laki, karena mimpi basah atau berhubungan seksual.

Perempuan yang junub dalam kondisi haid, boleh melakukan mandi besar untuk menghilangkan status junubnya. Namun, mandi besar tersebut hanya tetap tidak membuatnya bebas dari hukum haid jika proses keluarnya darah masih berjalan. 

Kondisi tersebut memang bisa terjadi apabila seorang perempuan mengalami haid pada saat junub dan belum mandi besar. Jika melakukan mandi besar atau mandi wajib, tetap terhitung sah untuk menghilangkan status junubnya saja.

Lantas, bagaimana jika mandi junubnya ditangguhkan dan akan dilaksanakan sekaligus ketika darah haid berhenti? Jawabannya adalah diperbolehkan.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perbedaan Mandi Junub dan Mandi Wajib, Yuk Simak!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal