“Dan di antara tanda-tanda-Nya (ialah) bahwa kamu melihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang Menghidupkannya, Pastilah dapat Menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Fushshilat : 39).
Hujan yang diturunkan ke bumi juga merupakan sesuatu yang diberkahi. Allah SWT berfirman:
وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُبَارَكًا فَأَنْبَتْنَا بِهِ جَنَّاتٍ وَحَبَّ الْحَصِيدِ
“Kami turunkan dari langit air yang berkah (banyak manfaatnya) lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam” (QS. Qaf: 9).
Ketua LDNU Kabupaten Cireon KH Ahmad Zuhri Adnan dalam artikelnya tentang mensyukuri nikmat hujan dikutip dari dakwahnu.id, menjelaskan, secara ilmiah hujan menunjukkan ayat-ayat keesaran llah SWT.