Pada hari tarwiyah (menyediakan air), tanggal 8 Zulhijah, Nabi pergi ke Mina, keesokan subuhnya is berangkat lagi menuju Gunung Arafah. Kaum muslimin mengikutinya sambil mengucapkan talbiyah (Labbaika Allahumma Labaik) dan takbir.
Nabi SAW berhenti di Namira (Sebuah desa di sebelah timer Arafah) untuk berkemah. Setelah matahari tergelincir, Nabi SAW berangkat menuju Wadi’ di wilayah Uran. Di tempat inilah Nabi Saw menyampaikan khutbahnya yang sangat bersejarah.
Berikut isi Khutbah Nabi Muhammad SAW ketika Haji Wada:
Setelah mengucapkan syukur dan puji kepada Allah SWT Nabi Saw mengucapkan khutbahnya dengan diselingi jeda pada setiap kalimat.
Hai manusia, dengarkanlah apa yang akan kukatakan. Mungkin setelah tahun ini aku tidak akan bertemu lagi dengan kalian di tempat ini untuk selama-lamanya.
Hai manusia, sesungguhnya darah dan harta kalian adalah suci, sebagaimana sucinya hari dan bulan sekarang ini di negeri kalian ini.
Hai manusia, sesungguhnya aku telah menyampaikan risalah ini. Aku tinggalkan dua pusaka untuk kalian yang apabila kalian berpegang teguh kepadanya kalian tidak akan pernah tersesat, yaitu kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya.