Keutamaan Hari Tasyrik dan Amalannya

Kastolani Marzuki
Bersedekah dengan memberikan daging kurban merupakan salah satu amalan dan keutamaan Hari Tasyrik. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Keutamaan Hari Tasyrik tiga hari setelah sholat Idul Adha  merupakan waktu yang istimewa untuk dzikir, memanjatkan doa dan bersedekah. Muslim sangat dianjurkan untuk banyak mengucapkan takbir, tahlil, tahmid dan tasbih.

Hari Tasyrik merupakan hari dibebaskannya makan dan minum. Sebaliknya, Muslim dilarang berpuasa pada hari-hari tasyrik tersebut.

Hari Tasyrik menurut ahli bahasa dan ahli fikih adalah tiga hari setelah Hari Raya Idhul Adha (nahar) yakni tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Dinamakan tasyrik karena di hari-hari tersebut daging-daging qurban didendeng (dipanaskan di bawah terik matahari).

Jumhur ulama menyatakan disunnahkan takbiran setelah sholat fardhu di hari-hari tasyrik. Selain karena itu bagian dari amal shalih, juga secara praktik ada beberapa shahabat yang sudah melakukannya.

Dalam madzhab Syafi’i, takbir mutlak atau juga disebut takbir mursal, baru dimulai sejak terbenamnya matahari 9 Arafah. Atau tepat di maghrib malam hari raya. Walaupun ada juga sebagian syafi’iyyah yang mengatakan bahwa permulaan takbir mutlak adalah sejak fajar shidiq hari Arafah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rayakan Idul Adha di Paris, Presiden Prabowo Salat Berjemaah Bersama WNI di Wisma Indonesia

57 tahun lalu

Makin Religius, Ammar Zoni Genggam Tasbih Terus Berdzikir Sepanjang Sidang

57 tahun lalu

Bacaan Doa dan Dzikir Sebelum Sholat Subuh, Teks Arab dan Artinya

57 tahun lalu

Meriah! Takbir Bergema di GBK usai Indonesia Kalahkan China 1-0

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal