Kenapa Idul Fitri Disebut Lebaran dan Apakah Ada Kaitannya dengan Filosofi Jawa?

Naswa Amirah
Ilustrasi Lebaran. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Kenapa Idul Fitri disebut Lebaran? Pertanyaan ini banyak diajukan publik di media sosial dan penjelasannya akan dibahas lengkap di artikel ini. 

Hari ini, Senin 31 Maret 2025, sebagian besar umat Muslim Indonesia merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Momen spesial yang tidak akan pernah terlupakan dan diharapkan bisa dirayakan kembali di tahun depan. 

Di sisi lain, beberapa orang menyebut hari raya ini sebagai Lebaran. Kenapa ada istilah Lebaran dan apakah ini ada kaitannya dengan filosofi Jawa? Simak penjelasannya berikut ini:

Kenapa Idul Fitri Disebut Lebaran?  

Istilah Lebaran ternyata masih ada kaitannya dengan filosofi Jawa yang berarti lebar, lebur, luber. Jadi, masyarakat Indonesia khususnya Jawa menyebut Idul Fitri dengan nama Lebaran yang berarti selesai atau lebar (bubar). 

Secara lebih detail, berikut pemaknaan Lebaran dari filosofi Jawa 'Lebar', 'Lebur', dan 'Luber'. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pelindo Catat 3 Pelabuhan Terpadat selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Apa Saja?

57 tahun lalu

Wamenhub Ungkap Sewa Jet Pribadi Meningkat saat Lebaran 2026

57 tahun lalu

BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran

57 tahun lalu

Halalbihalal Dalam Islam: Pengertian, Sejarah dan Hikmahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal