Kapan Haji Wada Dilaksanakan Rasulullah? Begini Kisah Harunya

Rilo Pambudi
Kapan haji wada dilaksanakan (foto: MPI)

“Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagimu agamamu dan telah Aku lengkapi karunia nikmat-Ku atasmu serta telah Aku ridhoi Islam itu menjadi agamamu.” (QS al-Maidah: 3)

Menjadi Momentum Perpisahan Rasulullah

Surat Al Maidah ayat 3 menjelaskan demikian sempurnanya agama Allah, yakni agama Islam yang dibawa Rasul Muhammad. Haji wada dilaksanakan pada saat-saat terakhir tugas risalah Nabi Muhammad SAW. 

Ditemani istri-istrinya dan putrinya Fatima, Rasulullah berangkat pada bulan dzulqa'dah 26, tahun 10 (23 Februari 632) dengan pengikutnya yang terdiri dari penduduk imigran Madinah, para sahabat, dan suku-suku yang datang ke Madinah.

Nabi Muhammad mengenakan ihram di Zulhulaifa. Kemudian, Nabi mencapai Mekah pada hari keempat bulan Dzulhijjah dengan untanya yang dinamai Qasva (Qusva), bersama dengan pengikut yang lebih banyak lagi yang bergabung dalam perjalanan.

Setelah melakukan ziarah, Nabi tinggal di tenda di wilayah Abtah. Beliau kemudian meninggalkan Mekkah lalu pergi ke Mina, dan bermalam di sana.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Isi Pidato Rasulullah SAW Saat Haji Wada, Jadi Pengingat untuk Umat Muslim

57 tahun lalu

Haji Wada, Kisah Haru Rasulullah Jalani Haji Pertama dan Terakhir

57 tahun lalu

Khutbah Nabi Muhammad SAW ketika Haji Wada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal